![]() |
Ketum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. |
JAKARTA, GebrakNasional.Com – Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin merespons usulan Ketum PDI-P, Megawati Soekarnoputri untuk Presiden Prabowo Subianto mengkaji kembali anggaran makan bergizi gratis senilai Rp 10 ribu per porsi.
Menurut Cak Imin, perhitungan itu merupakan standar minimal.
“Ya, tentu simulasi menuju pelaksanaan 1 Januari nanti terus dilakukan. Nah, Rp 10 ribu itu sebagai pondasi awal anggarannya itu mungkin bisa jadi perhitungan yang minimalnya. Minimalnya itu Rp10 ribu. Nanti bisa melibatkan banyak pihak,” kata Cak Imin kepada awak media di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Desember 2024..
Cak Imin menyebut, sampai Januari 2025 makan bergizi gratis masih bersifat simulasi. Ia berharap, prosesnya berjalan lancar dan gizi anak Indonesia tercukupi.
“Kalau baru pada level empat sehat saja misalnya, yang selama ini diprioritaskan proteinnya misalnya gitu. Nah, tentu badan gizi yang lebih tahu. Tapi, semua sampai 1 Januari ini simulasi,” ujarnya.
Mega menyebut soal program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Prabowo Subianto. Megawati mengatakan anggaran Rp 10 ribu untuk menu makan bergizi tidak cukup.
Megawati pun menyampaikan pesan kepada Prabowo Subianto agar meninjau kembali anggaran makan bergizi gratis tersebut.
“Saya hitung, lho saya juga tukang masak kok, ibu saya itu orang Sumatera, Bengkulu. Jadi tradisi putri pertama harus pintar masak. Alhamdulillah,” kata Megawati dalam acara peluncuran buku karya Todung Mulya Lubis dan diskusi 'Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis' di Hotel Four Seasons, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Desember 2024.
“Kuhitung, Rp 10 ribu toh, apa yo, apalagi sekarang harga naik. Eh, Mas Bowo, kalau dengar ini, tolong deh, suruh dihitung lagi,” ucapnya. (*/red)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar