Serang // GebrakNasional.com - Pengamat Pemerintahan Ucu Nur Arief Jauhar dalam status facebooknya yang di posting Kamis (10/3) menyebutkan bahwa postingan akun resmi Pemerintah Provinsi Banten yang menulis tentang angka partisipasi sekolah (aps), sama dengan halnya Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Provinsi Banten selaku pengelola akun resmi media sosial Pemerintah Provinsi Banten menilai kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Berikutnya dinas mana?
Sama saja bilang Gubernur Gagal,” tulis Ucu dalam postingannya.
Postingan Pemprov Banten Fanpage yang ditulis Kamis (10/3) siang sekitar pukul 13.00 wib menulis tentang angka partisipasi sekolah (aps) usia 16 – 18 tahun di Provinsi Banten dan angka Rata-rata lama sekolah penduduk Banten masih harus jadi perhatian bersama. Begitu juga dengan rasio murid-guru tentunya harus ideal. Pun persentase guru bersertifikat untuk sekolah SMA, SMK, dan SKH harus ada upaya nyata untuk mencapainya.
Mari bersama saling ingatkan, bahwa tugas besar di bidang pendidikan menanti pemikiran dan aksi kolektif kita.
Tulisan yang ditutup dengan tagar #bantenbisa #potretpendidikanbanten.
Saat ini postingan Kominfo sudah dihapus oleh Pengelola Diskominfo, entah sebab kenapa dihapus??? Tanda tanya besar.
Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Uday Suhada dalam komentarnya pada postingan Ucu menulis bahwa postingan Pemprov Banten Fanpage tidak berbasis data kuantitatif, supaya lebih jelas.
Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Provinsi Banten Eneng Nurcahyati dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani, hingga berita ini diturunkan belum membalas pesan WhatsApp yang dikirim wartawan. (Wie)
Tidak ada komentar:
Tulis komentar